Thursday, August 31, 2017

Kakek Tua Di Bondowoso Meninggal Di Atas Becak


Warga Jl Sudiono, Kelurahan Dabasah, Bondowoso mendadak geger. Seorang lelaki berusia sekitar 65 tahun ditemukan sudah tak bernyawa di atas becak, Kamis (31/8/2017) siang.

Keterangan sejumlah saksi mata, tak ada yang mengetahui muasal meninggalnya orang yang tampak hanya mengenakan kaos oblong tersebut.

"Saya pikir orang itu hanya tidur biasa. Tapi setelah satu jam lebih kok keliatan gak bergerak sama sekali," kata Sahwi (40), seorang saksi mata yang mengaku berada hanya berjarak sekitar 10 meter dari tempat kejadian.

Dia mengimbuhkan, setelah mengetahui kondisi mencurigakan itu, Sahwi lalu mengajak sejumlah saksi mata lainnya untuk membangunkan orang itu.

"Setelah orang-orang berteriak dan badannya digoyang-goyangkan, tidak bereaksi. Ternyata dia sudah meninggal. Meski mungkin belum lama, karena tubuhnya belum kaku," tuturnya.

Sejumlah warga kemudian menghubungi polisi untuk melaporkan kejadian itu. Tak begitu lama, polisi datang dan langsung membawa korban ke RS Bhayangkara untuk divisum, setelah sebelumnya dilakukan olah TKP.

"Masih kami selidiki penyebab kematiannya. Karena dari tubuh korban tak ditemukan selembar identitaspun," kata Kapolsek Kota Bondowoso, AKP Yunaryanto.

Tuesday, August 29, 2017

Di Tangkap KPK, Inilah Total Kekayaan Wali Kota Tegal


 Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno ditangkap KPK. Dia disebut terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT yang dilakukan tersebut. Namun Agus tidak merinci terkait OTT itu.

"Betul ada OTT di Jateng, tunggu konpers besok," ucap Agus ketika dimintai konfirmasi, Selasa (28/8/2017).


Dari aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Siti terakhir melapor pada 29 Agustus 2013. Dia memiliki harta total Rp 1.451.966.000.

Siti disebut memiliki aset berupa tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai kurang lebih Rp 852 juta. Dia juga memiliki 3 mobil yaitu Freed, Avanza, dan Brio dengan total nilai Rp 505 juta.

Belum diketahui pasti OTT itu terkait kasus apa. Selain itu, belum diketahui juga berapa jumlah uang yang disita KPK.

Monday, August 28, 2017

Stasiun Kereta Bawah Tanah China, Luarnya Biasa Dalamnya Luar Biasa


Sekilas, Stasiun Caojiawan di China ini terlihat seperti tidak terurus. Namun, ternyata di dalam stasiun berbeda 180 derajat. Seperti apa?

Stasiun Caojiawan di China ini memang terihat seperti di tempat yang tidak terurus. Terletak di Chongqing, Yuzhong, China stasiun ini menghubungkan berbagai daerah di Chongqing dengan kereta bawah tanah.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (28/8/2017) awalnya stasiun Caojiawan ini dibuka pada Oktober 2015, yang terletak di Jalur Transit 6. Tujuannya adalah menghubungkan daerah sub-urban dari Caijiagang dengan pusat kota di Chongqing.


Di sekitar stasiun memang terlihat seperti daerah lepas, tidak ada bangunan gedung-gedung tinggi atau infrastruktur yang memadai. Hanya sebuah stasiun bawah tanah yang terlihat seperti bus tenggelam di tengah-tengah lapangan dengan rumput-rumput tinggi.

Sebenarnya pintu ke luar stasiun terdapat 3 jalur. Namun hanya digunakan salah satunya, yang mengarah ke gurun tandus yang tidak terawat.


Di dalam stasiun, perbedaanya pun sangat signifikan. Mulai dari turun ke bawah stasiun, penumpang sudah difasilitasi dengan eskalator. Begitupun dengan desain yang modern dan futuristik.

Selain itu, tujuan utama pembangunan stasiun ini adalah untuk menjangkau berbagai daerah dengan infrastruktur yang menunjang. Serta membangun perkembangan daerah yang belum dicapai.

Namun, pengguna kereta yang turun di stasiun ini terbilang sedikit. Padahal, luas stasiun cukup besar untuk menampung banyak orang. Di jam sibuk pun, hanya ada beberapa yang terlihat. Tetapi bagian perencanaan kota China berencana untuk membangun kota baru yang ada di sekitar stasiun ini.

Sunday, August 27, 2017

Sapi Kurban Jokowi Di Palembang Beratnya 1,3 Ton


Presiden Joko Widodo kembali berkurban sapi seberat 1,3 ton pada Hari Raya Idul Adha 2017 di Palembang, Sumatera Selatan. Sapi jenis Simmental Brahman ini telah dipesan utusan Jokowi dari tempat Peternakan Kenten, Banyuasin.

Akeng, selaku pemilik peternakan mengaku sapi seberat 1,3 ton yang dipesan untuk kurban itu telah berumur 7 tahun. Sapi itu dibanderol dengan harga Rp 90 juta. Menurutnya, harga sapi itu sesuai dengan bobot dan modal perawatan sejak sapi tersebut dibelinya pada 6 tahun silam dengan harga Rp 6,7 juta dari Pulau Jawa.

"Sapi ini buat kurban dari bapak Presiden Jokowi dan dipesan langsung oleh tim utusan dari Jakarta. Harga sapi juga sesuai dengan kondisi yang saat ini beratnya sekitar 1,3 ton lebih," ujar Akeng saat ditemui di peternakan miliknya, Minggu (27/8/2017).

Akeng menuturkan tim utusan Presiden Jokowi awalnya memilih sapi jenis Brangus pada 2 pekan lalu dengan bobot maksimal 1,2 ton. Namun, dua hari yang lalu, ada perubahan untuk mengganti sapi jenis Simmental Brahman dengan ukuran yang lebih jumbo.



Menurutnya, sejak sapi dipesan, perawatan pun mulai berbeda dari sapi yang lainnya. Sapi pesanan Jokowi ini selalu diberikan nutrisi makanan yang baik dan dijaga untuk kebersihannya.

"Awalnya memang pesan yang sapi jenis Brangus, tapi kemarin tim melihat lagi dan diganti sama sapi Simmental Brahman yang kalau dari ukuran ini lebih besar, lebih panjang dan bobotnya mencapai 1,3 ton lebih. Perawatannya juga beda dari sapi lain, makanya sering disebut sapi jumbo," sambung pria yang sudah 21 tahun menjadi peternak sapi ini.

Akeng memastikan sapi itu telah dicek kesehatannya oleh Dinas Peternakan. Akeng menambahkan untuk memastikan kesehatan hingga hari pemotongan, sapi kurban milik Jokowi itu mendapatkan perawatan secara intensif, dari mulai mengganti tali, pemberikan makanan dan nutrisi hingga melakukan penjagaan.

"Saya perhatikan semua sapi pesanan pak presiden ini, siapa sih yang tidak bangga sapinya dibeli sama presiden dan itu kebanggan bagi saya. Jadi akan saya jaga dan rawat sampai nanti sebelum dibawa ke masjid untuk dipotong sebagai kurban," tutupnya.

Thursday, August 24, 2017

Pesawat Pengebom Rusia Melintas Dekat Korsel dan Jepang


 Pesawat-pesawat pengebom Rusia terbang melintasi wilayah dekat Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Militer Korsel dan Jepang pun mengerahkan jet-jet tempur untuk mengawal pesawat-pesawat berkemampuan nuklir tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (24/8/2017), pesawat-pesawat pengebom strategis Tupolev-95MS yang diberi nama sandi "Bears" oleh NATO, terbang di atas perairan netral dan disertai oleh jet-jet tempur Rusia, Sukhoi-35S serta pesawat kontrol dan peringatan dini A-50.

Kementerian Rusia tersebut tidak menyebutkan lebih detail mengenai berapa jumlah pesawat yang ikut serta dalam misi yang disebut sebagai penerbangan yang telah diatur sebelumnya tersebut. Juga tidak disebutkan kapan persisnya atau mengapa misi itu dilakukan.


Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, pesawat pengebom TU-95MS tersebut sempat mengisi bahan bakar di udara selama misi tersebut. Disebutkan bahwa pesawat-pesawat yang dilengkapi dengan roket-roket nuklir itu terbang di atas wilayah Samudera Pasifik, Laut Kuning, Laut Jepang dan Laut China Timur. Jet-jet militer Korsel dan Jepang sempat mengawal pesawat-pesawat pengebom strategis Rusia tersebut.

Rusia yang berbagi perbatasan dengan Korea Utara (Korut), telah berulang kali menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, yang dipicu oleh program nuklir dan rudal Korut. Pemerintah Rusia juga telah memprotes rencana Jepang untuk mengerahkan sistem antirudal AS di wilayahnya.

Tuesday, August 22, 2017

INDONESIA-RUSIA Sepakat Tukar Hasil Kebun Dengan Pesawat Sukhoi 15T


Pemerintah, lewat Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), menyatakan sudah sepakat untuk melakukan imbal dagang antara hasil perkebunan Indonesia dengan 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 dengan pihak Rusia.

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengatakan nilai pembelian 11 pesawat tempur generasi baru tersebut mencapai US$ 1,14 miliar atau setara Rp 15,16 triliun (kurs Rp 13.300).

Menurut Enggar, sapaan akrabnya, imbal dagang tersebut sesuai dengan UU Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, dalam pasal 43 ayat 5 (e), menyatakan bahwa setiap pembelian alat peralatan pertahanan keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri wajib disertakan imbal dagang dengan kandungan lokal (ofset) 85%, dan paling rendah 35%.

Yang kemudian diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2014 tentang Mekanisme Imbal Dagang dalam Pengadaan Peralatan Pertahanan dan Keamanan dari Luar Negeri. Dimana di pasal 8 dinyatakan imbal dagang dalam pengadaan Alpalhankam dari luar negeri dilakukan melalui barter atau imbal beli.

Sedangkan di pasal 9, dinyatakan komponen imbal dagang meliputi barang dan jasa industri pertahanan, barang industri manufaktur, dan produk lain yang berdampak positif pada perekonomian nasional.

Komoditas yang dibarter

Sementara dalam pembelian Sukhoi Su-35, Rusia memberikan ofset 35% dari kewajiban 85%, sehingga pembelian pesawat tempur tersebut harus dibarengi dengan kewajiban Rusia membeli atau imbal beli sebanyak 50% dari nilai kontrak sebesar US$ 1,14 miliar.

"Persentase dalam pengadaan Su-35 yaitu 35% dalam bentuk ofset, dan 50% dalam bentuk imbal beli. Dengan demikian, Indonesia mendapatkan nilai ekspor sebesar US$ 570 juta dari US$ 1,14 miliar pengadaan Su-35," jelas Enggar di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (22/8/2017)

Menurut dia, saat ini kesepakatan tersebut baru dilakukan lewat MoU, dan akan dilanjutkan dengan perjanjian pembelian setelah komoditas asal Indonesia dan valuasi harganya yang akan dimasukkan dalam imbal beli sudah disepakati kedua belah pihak.

"Ini MoU dulu, baru nanti dilakukan perjanjian (jual beli)," ungkap Enggar.

Sebagai langkah awal, kedua pemerintah sudah menunjuk BUMN yang akan ditugasi melakukan imbal beli komoditas dari Indonesia yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan Rostec dari pihak Rusia. "Mekanisme imbal beli ini selanjutnya akan dilakukan oleh PPI dan Rostec," ujarnya.

Beberapa komoditas yang ditawarkan yakni komoditas perkebunan beserta yang ditawarkan yakni karet, minyak sawit atau CPO, mesin, kopi, kakao, tekstil, teh, alas kaki, ikan olahan, furniture, kopra, plastik, resin, kertas, rempah-rempah, produk industri pertahanan, dan produk lainnya.

Sebagai informasi, Rusia selama ini menjadi negara mitra dagang terbesar ke-24 di tahun 2016. Tahun lalu, nilai perdagangan Indonesia-Rusia tercatat US$ 2,11 miliar, dengan Indonesia menikmati surplus sebesar US$ 410,9 juta yang seluruhnya berasal dari surplus sektor nonmigas.

Ekspor non migas Indonesia ke Rusia tercatat sebesar US$ 1,26 miliar, sedangkan impor nonmigas dari Rusia yakni US$ 850 juta. Sementara perkembangan ekspor nonmigas Indonesia ke Rusia pada periode 2012-2016 tercatat tumbuh positif 8,5%.

Monday, August 21, 2017

Aksi Pria Solo Keliling Kota Balas Insiden Bendera Terbalik


Salah satu warga Solo menggelar aksi protes terkait insiden gambar Bendera Merah Putih yang dicetak terbalik di buku panduan panitia SEA Games 2017. Warga bernama Bambang Saptono itu berkeliling kota Solo dengan gambar bendera Malaysia yang dicetak terbalik.

Aksi tunggal tersebut dilakukan Bambang Saptono sebagai bentuk protes atas insiden terbaliknya Bendera Merah Putih di buku panduan ajang olahraga bangsa-bangsa se-Asia Tenggara itu. Ia menempel bendera Malaysia yang terbalik berdampingan dengan Bendera Merah Putih dalam posisi yang benar.

Kedua bendera negara tersebut dipasang di mobilnya, yakni di bagian depan, samping, dan belakang mobil. Di atas gambar kedua bendera negara serumpun itu tertulis '29 TH SEA GAMES 2017'. Di bawah gambar Bendera Malaysia yang terbalik itu tertulis keterangan 'Malaysia'.

Dalam aksinya, Bambang dengan mobilnya yang terpasang Bendera Malaysia terbalik yang disandingkan dengan Merah Putih berkeliling di sejumlah sudut kota Solo. Tak pelak, aksi tersebut mengundang perhatian pengguna jalan dan masyarakat di pinggir jalan yang dilintasi mobil tersebut.

Tak hanya itu, Bambang juga beraksi membentangkan gambar Bendera Malaysia yang dicetak terbalik itu di Bundaran Gladag Solo pada, Senin (21/8/2017). Aksi nekat tersebut pun memancing perhatian pengguna jalan.


Bambang Saptono mengatakan aksi protes tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap panitia SEA Games 2017 Malaysia yang seolah melecehkan keberadaan Bendera Merah Putih yang dicetak terbalik.

"Di SEA Games ini ada kejadian yang tidak mengenakkan terhadap simbol negara kita Bendera Merah Putih yang dilecehkan. Ini jelas melukai negara dan bangsa Indonesia," kata dia di Solo, Senin, 21 Agustus 2017.

Untuk itu, ia pun meminta kepada Pemerintah Malaysia untuk minta maaf kepada bangsa dan negara Indonesia. Pasalnya, pelecehan tersebut terjadi di forum SEA Games di mana bendera yang terbalik itu ada di buku panduan yang dibagikan kepada para peserta.

"Karena para peserta dari berbagai negara peserta SEA Games menerima buku panduan yang salah itu. Minimal Pemerintah Malaysia minta maaf melalui media massa di Malaysia dan juga media massa di semua negara peserta SEA Games," katanya.

BANDAR KARTU ONLINE TERBESAR SEASIAwww.ZoyaQQ.com

Melody Sudah Siap Hengkang Dari JKT48 Sejak Lama

 Member General Manajer JKT48, Melody Nurramdhani Laksani akhirnya mengumumkan kelulusanya dari JKT48. Rupanya keinginan untuk lulus itu ...